One of Marissa Haque and Ikang Fawzi Fan from Yogyakarta

Ibu dari dua anak ini merupakan salah seorang sumber informasi dan sumber inspirasi bagi kami sekeluarga di Jawa Tengah. Marissa Haque ternyata tak pernah menyerah dalam hal menuntut ilmu hingga kenegeri Cina. Dari Universitas Gajahmada saja saya bertemu beberapa kali sedang menuntut ilmu di 2 (dua) Fakultas Pasca Sarjana-UGM, yaitu: (1) FEB/Fakultas Ekonomi Bisnis dan menjelang selesai proses penulisan thesisnya; dan (2) Fakultas Hukum dengan konsentrasi Hukum Bisnis. Jarang saya temui pasangan artis Indonesia yang demikian gigih meningkatkan kompetensi serta kognisinya. Semoga Mas Ikang dan Mbak Marissa menjadi pemimpin sejati Indonesia dalam waktu dekat ini. Doa kami sekeluarga penggemar kalian berdua. Bismillaaaah...

Mbak Marissa Haque yang Cantik & Cerdas dari UGM

Mbak Marissa Haque yang Cantik & Cerdas dari UGM
Selama di UGM, Kesan Orang Terhadap Mbak Marissa Haque Fawzi adalah Cantik dan Cerdas serta Baik Hati, Semoga Selamanya

Selasa, 30 November 2010

Untung Yogyakarta Tidak Seperti Tangerang Selatan yang Penuh Rekayasa Politik-Hukum

Sengketa Pemilukada Tangsel: Asda I Tangsel di Balik Kemenangan Airin?

Selasa, 30 November 2010 - 19:07 wib

Hasan Kurniawan - Okezone

JAKARTA - Memo Asisten Daerah (Asda) I Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Ahadi tentang Airin Fans Club (AIFAC) disoal dalam sengketa Pemilukada Tangsel, di Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (30/11/2010).

Hal ini dikarenakan memo tersebut dianggap sebagai tiket kemenangan bagi pasangan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie.

Dalam memo itu, seluruh Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) di lingkungan Kota Tangsel, diminta untuk mendukung semua program kerja yang telah ditetapkan oleh Airin. Dalam memo itu terdapat tanda tangan Ahadi dan stempel Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel. Namun, di muka sidang Ahadi membantah tudingan terhadap dirinya itu.

"Saya membantah tudingan terhadap diri saya yang dianggap membentuk AIFAC. Itu merupakan inisiatif dari seseorang yang bernama Cecep. Dia bergerak di bidang hiburan dan kelompok ini tidak terorganisasi. Saya tidak mengenal Airin," ujarnya disambut riuh suara pendukung pasangan Arsid-Andre Taulany, di luar sidang MK.

Keterangan Ahadi menimbulkan reaksi dari kuasa hukum Arsid-Andre dan meminta majelis hakim untuk memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya. Serta melihat tanda tangan yang ada dalam KTP itu, seraya mencocokkan dengan tanda tangan yang ada di memo AIFAC. Selain memperlihatkan KTP miliknya, Ahadi juga disuruh membuat tanda tangan di hadapan majelis hakim.

"Apakah bapak pernah melihat dan merasa membuat memo ini?" tanya Ketua Sidang Mahfud MD kepada Ahadi. Dilanjutkan dengan, "Kok tanda tangannya sama yah?" sambung Mahfud. Setelah memperlihatkan tanda tangan pada KTP yang dimilikinya, Ahadi pun disuruh membuat tanda tangan baru di atas secarik kertas.

"Coba tanda tangan, jangan ragu-ragu membuat tanda tangan," tegas anggota majelis hakim, Muhammad Arsyad Sanusi, kepada Ahadi yang tampak grogi. Kemudian, tanda tangan itu diserahkan majelis hakim kepada tim untuk dicocokkan kesamaannya. (teb)

Sumber: http://news.okezone.com/read/2010/11/30/338/398768/asda-i-tangsel-di-balik-kemenangan-airin

Kasihan Tangerang Selatan Bila Tidak Dijujurkan oleh Prof.Dr.Mahfud MD Proses Hukumnya

Sengketa Pemilukada Tangsel: Asda I Tangsel di Balik Kemenangan Airin?

Selasa, 30 November 2010 - 19:07 wibHasan Kurniawan - Okezone

JAKARTA - Memo Asisten Daerah (Asda) I Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Ahadi tentang Airin Fans Club (AIFAC) disoal dalam sengketa Pemilukada Tangsel, di Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (30/11/2010).
Hal ini dikarenakan memo tersebut dianggap sebagai tiket kemenangan bagi pasangan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie.

Dalam memo itu, seluruh Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) di lingkungan Kota Tangsel, diminta untuk mendukung semua program kerja yang telah ditetapkan oleh Airin. Dalam memo itu terdapat tanda tangan Ahadi dan stempel Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel. Namun, di muka sidang Ahadi membantah tudingan terhadap dirinya itu.

"Saya membantah tudingan terhadap diri saya yang dianggap membentuk AIFAC. Itu merupakan inisiatif dari seseorang yang bernama Cecep. Dia bergerak di bidang hiburan dan kelompok ini tidak terorganisasi. Saya tidak mengenal Airin," ujarnya disambut riuh suara pendukung pasangan Arsid-Andre Taulany, di luar sidang MK.

Keterangan Ahadi menimbulkan reaksi dari kuasa hukum Arsid-Andre dan meminta majelis hakim untuk memperlihatkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya. Serta melihat tanda tangan yang ada dalam KTP itu, seraya mencocokkan dengan tanda tangan yang ada di memo AIFAC. Selain memperlihatkan KTP miliknya, Ahadi juga disuruh membuat tanda tangan di hadapan majelis hakim.

"Apakah bapak pernah melihat dan merasa membuat memo ini?" tanya Ketua Sidang Mahfud MD kepada Ahadi. Dilanjutkan dengan, "Kok tanda tangannya sama yah?" sambung Mahfud. Setelah memperlihatkan tanda tangan pada KTP yang dimilikinya, Ahadi pun disuruh membuat tanda tangan baru di atas secarik kertas.

"Coba tanda tangan, jangan ragu-ragu membuat tanda tangan," tegas anggota majelis hakim, Muhammad Arsyad Sanusi, kepada Ahadi yang tampak grogi. Kemudian, tanda tangan itu diserahkan majelis hakim kepada tim untuk dicocokkan kesamaannya. (teb)

Sumber: http://news.okezone.com/read/2010/11/30/338/398768/asda-i-tangsel-di-balik-kemenangan-airin

Sabtu, 27 November 2010

Katakan yang Benar Walau Satu Ayat (Terkait Aurat Vina Panduwinata & Memes Addie MS): Mbak Marissa Haque Fawzi

Tangan Allah Melindungi Perjuanganku Mengatakan yang Benar Soal Aurat Vina Panduwinata & Memes Ibu dari Kevin Vierra.

Terimakasih banyak saudaraku Mas AZLIN di alamat:  kencanagroup at ymail.com, 202.70.54.136 Submitted on 2010/11/06 at 3:48pm
Assalamulaikum Wr. Wb,
Saya setuju dengan Mbak Marisa. Berani dan tegas. untuk memberantas hal2 yang menyalahi norma agama (Islam tentunya), tidak mesti melihat siapa Mbak Marisa.

Siapa saja pun harus berbuat demikian kalau dia mengaku islam. Apalagi Mbak Marisa sebagai Publik Figur. Popularitas dalam kancah politik itu tergantung yang menilai. Berbuatlah yang terbaik menurut agamamu.
Mbak Marissa Haque sudah benar adanya! Cegahlah perbuatan yang salah itu  dengan:

1. dengan tindakan

2. dengan perkataan

3. Mencegahnya dari dalam hati (selemah-lemahnya iman)

Setidaknya apa yang telah Mbak marisa tulis dapat menyadarkan mereka untuk tidak bangga berbuat dosa membuka dan memperlihatkan aurat wanita mereka. Setiap Manusia tentunya tidak luput dari dosa, tetapi jangan sampai bangga dengan perbuatan dosa tersebut.
Salam.

Bukti Dugaan Kejahatan Pemilukada Tangsel 2010 Semakin Nyata pada Mbak Marissa Haque & Ikang Fawzi Suaminy

OPINI Ragile | 19 November 2010 | 00:37 1633 125

Sumber foto: Dok Kompasiana Gathering 2009 by Edy Taslim (dari kanan: Ragile, Marissa Haque, Pepih Nugraha)
Setelah menghilang empat bulan Marissa Haque kembali posting di Kompasiana. Bunyinya sama dengan yang diutarakan kepadaku via Telepon dan SMS selama November sehubungan dengan meledaknya twitter yang menyebut-nyebut perseteruannya dengan Vina Panduwinata. Namun di mata saya Marissa (Icha) lain di alam nyata lain di alam maya. Bahasanya jauh banget bedanya deh. Kenapa Yah, mau tau?

Postingan dia kemarin di sini: Peduli Linkungan Lahir Bathin. Bicara tentang Kompasiana, Pilkada Walikota Tangerang Selatan dan Vina Panduwinata. Nampaknya terburu-buru menulisnya sehingga terkesan loncat-loncat. Semua itu dalam rangka menanggapi postingan Syaifuddin Sayuti Ada Apa Dengan Marissa Haque? Yang saya tangkap adalah: (1)Icha tidak suka dengan tingkah laku Vina Panduwinata ketika manggung bareng dengan Ikang Fawzi suami Icha, (2)Icha nulis dalam blog pribadi di blogdetik karena gagal menyelesaikan secara pribadi dengan Vina, (3)Icha tidak keberatan dan atau tidak terganggu dengan gaya pakaian orang lain sepanjang tidak mengganggu secara langsung rumah tangganya, (4)Reaksi keras pembaca adalah lebih kepada cara Icha menyampaikan keluhan itu, bukan pada substansi isi keluhan.

Ibarat sepakbola Icha suka maen gaya total footbal formasi 4-4-2 ala Belanda atau Kick and Rush gaya Inggris, keduanya attacking style. Selebihnya saya tidak tahu. Begitu juga tentang Pilkada Tangerang Selatan di mana Icha menyokong calon independent di luar parpol. Saya taunya ada rumor bahwa di sana telah ada semacam hegemoni oleh keluarga tertentu untuk menguasai jabatan strategis. Namum demikian soal politik tidak semudah yang kita baca di atas kertas. Maklum banyak intrik dan akal bulus yang alus-alus. Biarlah rakyat Tangerang Selatan bicara, mereka lebih tau.

Dua kali saya ketemu langsung dan ngobrol bareng dengannya. Sekali di Kopdar Kompasianan pas peluncuran buku Chappy Hakim berjudul Cat Rambut Orang Yahudi di Hotel Sultan Jakarta, Agustus 2009. Dan Di Tangerang pada acara Pemuda Integritas Tangerang Selatan (PITA) pada Juli 2010. Dua kali ketemu langsung dan ngobrol panjang lebar. Yup, jauh banget deh dengan bahasanya di dunia maya. Siapapun sulit untuk tidak mengatakan Icha sangat ramah, gaul, enak diajak bicara apa saja. Dan…. doyan ngobrol, hehehe…

Mudah-mudahan ke depan makin banyak interaksi dengan kompasiner makin bagus jalinan persahatan dan saling pengertian di mana Icha tak sungkan ganti gaya “maen bolanya” misal dengan gaya Samba Brasil yang paling banyak diminati di sini. Kebetulan aku suka film-film Marissa Haque dan juga demen lagu-lagu Vina Panduwinata yang cihuyy banget gaya “stakatonya”.

 ***

Salam Tuljaenak, RAGILE 19-nov-2010

Dari Engkong Ragile Sahabat Kompasiana.com yang Selalu Penuh Atensi: Marissa Haque & Ikang Fawzi

Minggu, 14 November 2010

Bunda Marissa Haque Tabah Melawan Airin Rachmi Diany Ipar Ratu Atut Chosiyah di Tangsel




Sapa Kasih untuk Uni Linda Djalil di www.kompasiana.com

Sumber: http://marissahaque-sdalh.blogdetik.com/2010/11/14/peduli-lingkungan-lahir-bathin-di-tangsel-2010-marissa-haque-fawzi/#more-28

Bertemu Linda Djalil yang masih manis dan ramah di Citos (Cilandak Town Square), Jakarta Selatan sekitar dua minggu lalu. Bersama Alfian Sekjen PITA Tangsel dan Ine Sepri-ku saya sedang menuju sebuah café disana dalam rangka menghadiri sebuah rapat tertutup bersama tim penyandang dana Andre Taulani dan Bang Arsyid plus tim penyandang dana tim Pak Yayat dan Mas Norodom. Mbak Linda saya saksikan sedang sangat asyik serta aktif memasarkan teri balado ala Padang yang saya coba tester-nya lezat ternyata sekali, termasuk brosur salon muslimah mbak Linda di Bintaro, Tangsel.

Ini respon saya kedua setelah lagi-lagi tertegun dengan ekspresi tulisannya yang manis-menggelitik-menghujam. Namun karena seorang Linda Djalil yang saya kenal sangat manis hati dan lembut bahasa, maka saya santai saja membaca respon tulisannya di kompasiana.com tulisan dari seorang kompasianer yang sejak dulu memang tidak pernah ramah terhadap tulisan kritik pada pemerintah sekarang. Tulisan orang tersebut beralamat di: http://sosbud.kompasiana.com/2010/11/06/ada-apa-dengan-marissa-haque/

Kompasiana memang awalnya ditujukan sebagai rumah sehat jurnalistik masyarakat/citizen journalism. Namun dalam perkembangannya saya melihat rumah kompasiana.com dipakai sebagai alat/tool/instrument dari kader-kader 2 (dua) partai besar terntentu didalam memsarkan dirinya bagi kepentingan Pilkada/Pemilukada daerah tertentu. Sehingga kebercenderungan dari admin kompasiana.com tidak saya lihat netral adanya! Bahkan admin tertentu kompasiana.com sendiri sangat ‘tipis kupingnya’ alias anti kritik dari anggota kompasianers lainnya.

Terkait dengan blog pribadi saya dengan alamat di blogdetik.com, adlaah ekspresi pribadi yang tidak senang ada aurat perempuan—maaf payudara Vina Panduwinata—yang menempel erat dalam posisi/kondisi 3/4 telanjang pada dada suami saya Ikang Fawzi. Adalah hak seorang istri untuk menyatakan keberatannya. Setelah saya utarakan langsung kepada sang pemilik payudara, yang bersangkutan merasa keberatan dengan menyatakan itu adalah hak dia untuk berpakaian seperti apapun. Saya katakan kembali pada yang bersangkutan bahwa silahkan saja dia tidak pakai baju sekalipun lalu menempelkan aurat didadanya pada lelaki-lelaki lain/suami-suami orang lain, asalkan: “jangan lakukan lagi kepada Ikang Fawzi suami saya!”, demikian jawabku kemarin dulu itu.

Bilamana mbak Linda Djalil bersepakat dengan cara berbusana/life style Vina Panduwinata antara lain dengan menempelkan payudaranya pada suami perempuan lain, yah…silahkan saja! Karena itu selera dan hak anda mbak Linda Djalil. Begitu juga dengan sang author dengan alamat: http://sosbud.kompasiana.com/2010/11/06/ada-apa-dengan-marissa-haque, juga saya persilahkan saja bila ingin dalam waktu dekat Vina Panduwinata menempelkan payudaranya kedada anda Bung!

Namun sekali lagi hak saya Marissa Grace binti Haque sebagai istri Ikang Fawzi untuk mengatakan: ”TIDAK! terhadap payudara ¾ telanjang perempuan non-muhrim dari sudut dunia manapun untuk ditempelkannya kedada Ikang Fawzi suamiku.” Terkecuali jika Ikang Fawzi bukan lagi menjadi suami saya, itu terserah saja kepada yang bersangkutan. Karena saya yakini siapapun perempuan normal didunia ini tidak ingin suaminya terangsang secara seksual terhadap perempuan lain selain dirinya.

Alhamdulillah sangat banyak dukungan datang kepada saya atas sikap saya ini. Kalau ada yang negatif itu datang—saya duga—dari timses pasangan nomor 4 Airin Rachmi Diany dengan nama Ocil dan Amaruzzaman dengan domisili di Tangerang, Banten karena kuatir atas ‘gerakan bawah tanah’ melawan kedzoliman berkelanjutan di Banten yang ingin secara mutlak menguasai hajat hidup masyarakat Banten secara luas dan berkelanjutan! Kami memang tak henti selama 3 (tiga) bulan belakangan ini mengusung gerakan “ Say NO to Airin Rachmi Diany!”

Kami memang sedang berjuang membantu Tangsel (Tangerang Selatan) terbebaskan dari ‘penjajahan’ seseorang yang mengaku sebagai “Gubernur Jendral van Banten” melalui anak-cucu serta sanak familinya dalam menguasai sepotong wilayah NKRI bernama Propinsi Banten.

Menjawab pertanyaan tulisan si Bung tersebut diatas… hehe…itu kan tulisan tertanggal 19 Agustus lalu …bassssiiii….deeeeh…! sekarang sudah bulan November! Kok setelah lewat masa 4 (emlat) bulan baru bergaung??? Jadi ingat kebiasaan buruk timses grup tertentu saat Pilkada Banten 2006 lalu terkait membuat kampanye hitam/black campaign terhadap saya dan Dr. Zulkieflimansyah dari PKS. Lha, kalaulah betul anda bukan ‘sendok-garpu’ pasangan nomor 4 yang sedang kami perangi agar jangan jadi pemimpin di Tangsel, maka seharusnya… tunjukkan netraliatas anda Bung! Jangan berat sebelah kalau menulis ya? Kasihan rakyat Indonesia sudah kenyang diadu-domba. Karya anda dalam membuat black campaign untuk warga Tangsel ‘teramat-sangat-keliwat’ nggak ngaruh deeeeeh… Warga Tangsel sudah cerdas, dan mereka 51% adalah masyarakat akademik yang nalar lojik-moral-spiritual-nya mumpuni. Jadi sebaiknya jangan buang energi anda untuk sesuatu yang mudlarat! Itu saja sepenggal pesan sederhana saya untuk anda dimanapun anda sedang berada. Saya memaafkan anda… Allahu Akbar! Kita belum medekaaaa…

Fwd: komentar Uni Linda Djalil mantan wartawati Tempo beralamat di: http://sosbud.kompasiana.com/2010/11/06/ada-apa-dengan-marissa-haque/

Entri Populer

Links Mbak Marissa & Mas Ikang

http://bisnis-properti-ugm-ikangmarissa.blogspot.com/

http://chikita-artwork.blogspot.com/

http://cerita-musik-ayahikang.blogspot.com/

http://chikita-life-thought.blogspot.com/

http://theanimator-chikitafawzi.blogspot.com/

http://www.ikangfawzi.com/

http://ikangfawzi.blogdetik.com/

http://ikangmarissa-ugm-ekonomibisnis.blogspot.com/

http://ikangmarissa-keluarga.blogspot.com/

http://ikangfawzi.blogspot.com/

http://ikangfawzi-liriklagu.blogspot.com/

http://bisnis-ugm-ikangfawzi.blogspot.com/

http://positifmarissa.blogspot.com/

http://ipb-marissahaquefawzi.blogspot.com/

http://ekonomisyariah-marissahaque.blogspot.com/

http://politik-ekonomirakyat-marissahaque.blogspot.com/

http://marissahaque.blogdetik.com/

http://chikita-artwork.blogspot.com/

http://cerita-musik-ayahikang.blogspot.com/

http://chikita-life-thought.blogspot.com/

http://theanimator-chikitafawzi.blogspot.com/

http://it-ict-marissahaque.blogspot.com/

http://miss-bellafawzi.blogspot.com/

http://tv-bellafawzi.blogspot.com/

http://marissa-soraya-shahnaz.blogspot.com/

http://marissa-haque-islam.blogspot.com/

http://marissa-haque-reuni.blogspot.com/

http://marissa-haque-bil.blogspot.com/

http://marissa-haque-universitas-trisakti.blogspot.com/

http://marissa-haque-keluarga-berencana.blogspot.com/

http://marissa-haque-unika-atmajaya.blogspot.com/

http://marissa-haque-ohio-university.blogspot.com/

http://marissa-haque-ipb.blogspot.com/

http://marissa-haque-universitas-gajahmada.blogspot.com/

http://my-love-ikangmarissa.blogspot.com/

http://radar-banten-marissa-haque.blogspot.com/

http://bkkbn-ikangmarissa.blogspot.com/

http://bkkbn-ikang-marissa.blogspot.com/

http://kb-marissahaque.blogspot.com/

http://lipi-ikangfawzi-kebunraya.blogspot.com/

http://nephentes-ikangmarissa.blogspot.com/

http://kebun-raya-ikang-fawzi.blogspot.com/

http://realestate-indonesia-ikangfawzi.blogspot.com/

http://rei-ikangfawzi.blogspot.com/

http://ikang-fawzi-lampung-selatan.blogspot.com/

http://pilkada-lamsel-2010.blogspot.com/

http://zainuddin-hasan-ikang-fawzi.blogspot.com/